Rapor Pemain Juventus Saat Melawan Benfica. Di bawah Luciano Spalletti, Juventus memasuki laga ini dengan kebutuhan poin besar untuk memperbaiki posisi setelah start yang kurang meyakinkan di kompetisi Eropa. Benfica, yang ditangani José Mourinho, tampil disiplin tapi akhirnya tak mampu menahan gempuran tuan rumah di babak kedua. Rapor pemain Juventus mencerminkan dua wajah berbeda: babak pertama yang kurang greget, tapi transformasi luar biasa setelah jeda. Michele Di Gregorio, Weston McKennie, dan Manuel Locatelli menjadi sorotan positif, sementara beberapa bek mendapat catatan sedang karena momen-momen sulit. Kemenangan ini jadi bukti kedalaman skuad dan kemampuan bangkit di momen krusial. REVIEW FILM
Performa Solid Michele Di Gregorio di Gawang: Rapor Pemain Juventus Saat Melawan Benfica
Di Gregorio tampil sebagai kiper yang tenang dan krusial sepanjang laga. Ia mencatat satu penyelamatan besar di babak pertama yang mencegah Benfica unggul lebih dulu, menjadi momen vital yang menjaga skor tetap imbang hingga turun minum. Secara keseluruhan, ia menunjukkan distribusi bola akurat dan keberanian dalam menghadapi pressing tinggi lawan. Meski tak terlalu sibuk di babak kedua berkat dominasi Juventus, kontribusinya dalam clean sheet patut diapresiasi. Rapornya tinggi karena konsistensi dan kemampuan membaca permainan, terutama saat Benfica sempat mengancam lewat serangan balik sebelum gol pertama masuk.
Lini Tengah Dinamis: Locatelli dan McKennie Jadi Motor Utama
Manuel Locatelli menjadi gelandang paling konsisten dengan rating tinggi, mengendalikan tempo permainan melalui akurasi umpan dan kemampuan memenangkan duel. Ia jarang kehilangan bola dan sering memulai serangan dari dalam, memberikan stabilitas di tengah lapangan. Weston McKennie, yang dinobatkan sebagai Man of the Match, tampil gemilang di babak kedua—ia mencetak gol kedua setelah link-up apik dengan Jonathan David dan hampir menambah satu lagi saat membentur tiang. McKennie membangkitkan tim dengan energi tinggi, pressing, dan lari telat ke kotak penalti. Khéphren Thuram juga patut disebut karena gol pembukanya yang klinis dari dribel dan penyelesaian dingin, menunjukkan peningkatan performa sebagai gelandang serang.
Lini Belakang dan Serang: Campuran Positif dan Catatan Perbaikan
Di belakang, Bremer tampil tegas dalam duel tapi memberikan penalti yang beruntung tak dimanfaatkan Vangelis Pavlidis di menit 81. Kelly akurat dalam distribusi dan selalu berada di posisi tepat, sementara Pierre Kalulu agak goyah dengan kehilangan bola di area berbahaya meski secara keseluruhan solid. Di depan, Jonathan David terlibat besar dalam gol kedua dan menciptakan ruang bagi rekan, meski ada momen header lemah sebelum jeda. Kenan Yildiz dan Fabio Miretti mencoba membuka ruang di babak pertama tapi kurang tajam. Secara tim, lini serang lebih efektif setelah istirahat, dengan pergerakan kolektif yang membuat Benfica kewalahan.
Kesimpulan: Rapor Pemain Juventus Saat Melawan Benfica
Rapor pemain Juventus melawan Benfica menunjukkan tim yang mampu bangkit setelah babak pertama yang lambat. McKennie dengan gol dan energinya, Locatelli dengan pengendalian permainan, serta Di Gregorio dengan penyelamatan krusial menjadi highlight positif. Meski ada catatan perbaikan di lini belakang seperti Bremer dan Kalulu, kemenangan ini membuktikan kekuatan skuad Spalletti di momen penting. Dengan posisi semakin aman di klasemen Champions League, performa seperti ini memberi optimisme untuk laga pamungkas dan perjalanan lebih jauh di kompetisi. Juventus punya fondasi kuat untuk terus berkembang.