Rossoneri Berikan Performa Gemilang di Awal Tahun. AC Milan memulai tahun 2026 dengan langkah mantap melalui kemenangan 1-0 atas Cagliari pada 2 Januari di Unipol Domus. Gol tunggal Rafael Leão di menit ke-50 membawa Rossoneri sementara ke puncak klasemen Serie A dengan 38 poin, unggul dua angka dari Inter yang masih punya satu laga tertunda. Performa gemilang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 16 pertandingan, menunjukkan konsistensi tinggi di bawah Massimiliano Allegri sejak awal musim. INFO PROPERTI
Dominasi di Babak Kedua: Rossoneri Berikan Performa Gemilang di Awal Tahun
Babak pertama berjalan ketat dengan Cagliari lebih agresif dan beberapa kali mengancam gawang Mike Maignan. Rossoneri kesulitan menguasai bola, tapi lini belakang tetap kokoh. Memasuki babak kedua, Milan langsung berubah: pressing lebih tinggi dan serangan cepat. Ruben Loftus-Cheek nyaris mencetak gol lewat sundulan sebelum Leão memecah kebuntuan berkat umpan Adrien Rabiot. Perubahan tempo ini jadi kunci, membuat Cagliari kehilangan momentum dan Milan mengontrol permainan hingga akhir.
Kontribusi Pemain Kunci: Rossoneri Berikan Performa Gemilang di Awal Tahun
Rafael Leão langsung jadi bintang usai pulih dari cedera, dengan gol klinis dan pergerakan cerdas di posisi lebih sentral. Luka Modrić mengatur ritme lini tengah dengan distribusi bola akurat, sementara Youssouf Fofana dan Rabiot memberikan keseimbangan serta assist krusial. Di belakang, Davide Bartesaghi tampil matang, membantu catat clean sheet kesepuluh musim ini. Debut Niclas Füllkrug dari bangku cadangan menambah opsi serangan, meski belum mencetak gol tapi langsung memberikan dampak fisik.
Dampak pada Klasemen dan Momentum
Kemenangan ini bukan hanya tiga poin, tapi juga sinyal kuat bahwa Milan siap bersaing ketat untuk gelar. Dengan rekor unbeaten panjang dan clean sheet rutin, Rossoneri menunjukkan kedewasaan tim juara: sabar saat tertekan dan efektif saat peluang datang. Allegri memuji komposisi skuad yang semakin lengkap, terutama setelah perekrutan baru di bursa musim dingin. Hasil ini jadi modal berharga menjelang jadwal padat Januari, termasuk laga-laga krusial melawan tim papan atas.
Kesimpulan
Rossoneri benar-benar memberikan performa gemilang di awal tahun 2026 lewat kemenangan atas Cagliari, meski tipis tapi penuh karakter. Dominasi babak kedua, kilatan individu seperti Leão, dan ketangguhan kolektif membawa Milan ke puncak sementara. Momentum positif ini bisa jadi pembeda di paruh kedua musim yang semakin sengit. Dengan skuad solid dan taktik Allegri yang pragmatis, harapan tinggi bagi suporter untuk musim berprestasi. Forza Milan di tahun baru ini.